Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Dampak Covid-19 terhadap Keseimbangan Pasar

Gambar
Menakar Dampak COVID-19 terhadap Variabel Makroekonomi: Model Ekonomi Sederhana Sejak akhir tahun 2019 lalu, dunia telah digemparkan oleh adanya jenis virus baru yang melanda warga Wuhan, Tiongkok. Virus tersebut bernama  Corona Virus Disease  atau yang lebih dikenal sebagai COVID-19. Secara cepat COVID-19 menjalar ke berbagai negara tanpa pandang bulu, baik negara-negara maju seperti Korea Selatan dan Uni Eropa, maupun negara-negara berkembang seperti Malaysia dan Indonesia. COVID-19 sendiri merupakan suatu fenomena yang memiliki pengaruh terhadap perkembangan dunia kesehatan. Namun demikian, penyebaran COVID-19 juga memiliki dampak terhadap aspek lain selain kesehatan, seperti aspek sosial dan ekonomi. Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Baldwin dan Di Mauro (2020) dalam suatu kurasi tulisan terbaru berjudul “ Economics in the Time of COVID-19 ” dari VoxEU, yang menyebutkan bahwa COVID-19 tidak hanya merupakan guncangan bagi dunia kesehatan ( health shock ), namun ...

Ekonomi

DECODING THE ECONOMIC OF COVID-19

Saat ini hampir diseluruh dunia sedang mengalami masa masa sulit yaitu dimana suatu virus dapat mempengaruhi seluruh sektor yang ada di negara tersebut. POTENTIAL LOSERS 1. Tourism & Leisure (Pariwisata & Rekreasi)   Karena adanya kekhawatiran akibat virus covid 19, salah satu sektor yang mengalami kerugian adalah sektor pariwisata dan rekreasi. Dimana diberlakukannya lockdown diberbagai daerah dan suatu negara memungkinkan beberapa pariwisata mengalami kerugian akibat sedikitnya atau bisa saja tidak adanya wisatawan yang datang ke suatu tempat wisata yang dikhawatirkan akan menularkan virus tersebut. Dan akibat ditutupnya dan dibatasinya wisatawan yang datang kesuatu daerah akhirnya mengalami kerugian, sehingga banyak karyawan yang berkerja disuatu wisata diberhentikan atau diliburkan. Yang artinya para perkerja pada akhirnya tidak memiliki pekerjaan. 2. Aviation & Maritim (Penerbangan & Maritim)   Didalam sektor penerbangan & maritim juga m...
Gambar
Agregat Perekonomian 1.     Pengertian Permintaan Agregat Permintaan Agregat ( aggregate demand, AD ) adalah jumlah barang dan jasa-jasa akhir yang dihasilkan di dalam perekonomian yang diminta pada berbagai tingkat harga. Pendekatan teori jumlah uang terhadap permintaan agregat Teori jumlah uang menghubungkan jumlah uang M dengan jumlah pengeluaran nominal atas barang dan jasa, dimana PxY dimana P adalah tingkat harga dan Y adalah output riil agregat atau sevara equivalen adalah pendapatan riil agregat. Keterkaitan antara jumlah uang dan total pengeluaran dari barang dan jasa akhir dikemukakan oleh Irving Fisher. Untuk memperoleh hubungan ini, teori jumlah uang menggunakan konsep percepatan uang (Velocity of money), yaitu rata rata jumlah berapa kali pertahun perputaran dari satu unit mata uang yang digunakan untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam perekonomian. Teori jumlah permintaan yang dikembangkan oleh Milton Friedman menyatakan ba...